Keanggotaan KI Kalbar Sudah Lengkap

(Abang Amirullah/KI Kalbar News)

Bertempat di Aula Kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika  Kalimantan Barat (Dishubkominfo) pada hari Jumat, 26 Februari 2006 secara resmi telah dilakukan pengukuhan atas Rospita Vici Paulyn, S.T sebagai komisioner pengganti antar waktu  Komisi Informasi Provinsi  Kalimantan Barat (KI Kalbar) menggantikan H. Abdullah S, Spd  yang berhalangan tetap (meninggal dunia). Pengukuhan dilakukan oleh Kepala Dishubkominfo  Kalimantan Barat Drs. Anthony Sebastian Runthu, M.Si.

Pengukuhan Vici
Pengukuhan komisioner PAW KI Kalbar Rospita Vici Paulyn, ST

Dengan dikukuhkannya anggota komisioner KI Kalbar tersebut, lengkap sudah keanggotaan 5 (lima) komisioner KI Kalbar yang terdiri dari Chatarina Pancer Istiyani, Hawad Sriyanto, Sy. Muhammad Herry, Abang Amirullah dan Rospita Vici Paulyn. KI Kalbar dapat segera menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya serta dapat menjadi lembaga terdepan sehingga layak untuk dijadikan teladan bagi Komisi Informasi di provinsi lainnya, demikian harapan yang di sampaikan Kepala Dishubkominfo Kalimantan Barat Drs. Anthony Sebastian Runthu, M.Si.

Komisioner_KI Kalbar
Komisioner KI Kalbar Periode 2015-2019, dari ki-ka : Abang Amirullah, Sy. Muhammad Herry, Chatarina Pancer Istiyani, Rospita Vici Paulyn dan Hawad Sriyanto

Adapun Vici, demikian Rospita Vici Paulyn biasa di sapa, lahir di Jayapura pada tanggal 11 Juni 1974. Setelah menyelesaikan pendidikan S-1 di Pontianak, ia hijrah ke Jakarta dan bekerja sebagai tenaga pengajar/Dosen di Lembaga Manajemen Sukabumi 4, sukabumi tahun 1998 – 2000; Kemudian pada tahun 2000 – 2001 bekerja di PT. Supra Securinvest (Member of Jakarta Stock Exchange) Jakarta; dan tahun 2002 – 2003 bergabung di Unit Pengelolaan Kompleks Wilayah Barat II – Sunrise Garden, Yayasan Pendidikan BPK Penabur Jakarta. Akhir tahun 2003 yang bersangkutan kembali ke Pontianak dan mendirikan perusahaan Konsultan Teknik yang bergerak dalam bidang layanan jasa konstruksi meliputi desain, manajemen, perencanaan dan pengawasan dengan posisi sebagai Direktur di CV. Prima Karya Khatulistiwa.

Pada akhir tahun 2015 yang bersangkutan telah mengundurkan diri (non aktif) dari perusahaan jasa konstruksi yang dipimpinnya maupun dari jabatannya di berbagai organisasi yang diikuti sebagai komitmen saat menjadi Komisioner Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat.

Profil Vici selengkapnya.

Iklan

Forum Transparansi Kalbar Agendakan Enam Kegiatan Menyambut Hari KIN 2016

PONTIANAK—Berbagai pihak yang tergabung dalam Forum Transparansi Kalbar meng-agendakan enam kegiatan utama dalam menyambut hari keterbukaan informasi nasional (KIN) 2016 yang jatuh setiap 30 April setiap tahunnya. Kegiatan yang dipusatkan di Pontianak sebagai ibukota provinsi itu, akan dimulai pelaksanaannya dalam rentang waktu Maret sampai dengan April 2016 ini.

“Ada enam kegiatan utama yang disepakati dalam pertemuan tadi. Ini bisa saja berubah atau bertambah. Dinamis saja. Tadi banyak muncul juga gagasan-gagasan positif. Oleh karena itu dalam satu minggu ini kita lakukan penyesuaian,” kata Ketua Panitia Pelaksana M. Luftharif (Anong) usai pertemuan di Aula Abdul Muis Kantor Bappeda Pontianak, Kamis (7/1/2016).

forum transparansi_2

Secara umum, lanjut Anong, enam agenda itu meliputi: Monitoring Pelaksanaan PPID di Badan Publik, Lomba Karya Tulis Populer, Debat Mahasiswa, Donor Darah, Pawai Damai dan Panggung Seni Ekspresikan Keterbukaan Informasi Publikmu.

Hadir dalam pertemuan itu Chatarina Pancer Istiyani, Abang Amirullah, Syarif Muhammad Herry (Komisi Informasi Kalbar), Yudith dan Achu (JARI Indonesia Borneo Barat), Albertus Tjiu (WWF), Dwi Nardi dan Dian Chintia (Kompas TV), Abdullah dan Ermina (LPI-PBJ), M. Luftharif  (Kontak Rakyat Borneo), Asmungin (linkAr Borneo), Ismail (PMI Pontianak), Tomo (AMAN Kalbar), Katarina Maya (YLBH-PIK), Adam (Walhi Kalbar), Nomi Nanda (SPBK), Obi Samhudi dan Selvinus (Sampan), Megawati (KPI), Muhammad Holil dan Syuaib (Dema IAIN) dan lain lain perwakilan Koalisi Keterbukaan Informasi Publik (KKIP).

Untuk pertemuan selanjutnya yang diperkirakan minggu depan, WWF bersedia menjadi tuan rumah. “Pertemuan ini adalah langkah yang baik untuk kita semua dan masyarakat, WWF menyediakan tempat untuk pertemuan berikutnya,” kata Albertus dari WWF.

Komisioner KI Kalbar Abang Amirullah mengatakan, hari keterbukaan informasi nasional (KIN) dideklarasikan pada tanggal 30 April 2015 di Gedung Joang 45 Menteng, Jakarta. Tanggal itu bersamaan dengan tanggal disyahkannya Undang-undang KIP pada tahun 2008. Deklarasi digelar dalam rangkaian acara “Lima Tahun Pemberlakuan Undang-undang KIP No. 14 tahun 2008” yang dilaksanakan Komisi Informasi Pusat.

“Nah, momentum ini kita sinergikan di tingkat provinsi untuk mendorong keterbukaan informasi publik di Kalimantan Barat,” ujar Abang Amirullah.

(Syarif Muhammad Herry/KI Kalbar News)